Kesehatan anak usia dini merupakan aspek penting yang menentukan kualitas pertumbuhan dan perkembangan fisik, kognitif, serta sosial emosional anak. Namun, masih banyak anak usia dini yang mengonsumsi makanan instan dan jajanan kurang sehat sehingga berisiko mengalami masalah gizi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas program membawa bekal makanan sehat dalam meningkatkan kesehatan siswa di RA Daarul Muttaqiin 4 Desa Gajahrejo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif yang didukung oleh analisis kuantitatif sederhana. Subjek penelitian terdiri atas 16 siswa yang meliputi 7 siswa laki-laki dan 9 siswa perempuan berusia 4 sampai 6 tahun. Data dikumpulkan melalui observasi jenis bekal makanan, wawancara dengan guru dan orang tua, dokumentasi catatan kesehatan siswa, serta pengukuran berat badan secara berkala. Data dianalisis menggunakan analisis deskriptif persentase, uji beda berpasangan, dan analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program membawa bekal makanan sehat meningkatkan kebiasaan siswa membawa bekal bergizi seimbang, diikuti peningkatan rata rata berat badan sesuai dengan tahap pertumbuhan anak. Hasil wawancara juga menunjukkan peningkatan pemahaman orang tua mengenai pentingnya gizi seimbang serta peningkatan konsentrasi belajar siswa berdasarkan hasil observasi guru. Program ini efektif dalam mendukung kesehatan siswa sekaligus membentuk kebiasaan hidup sehat melalui kolaborasi antara sekolah dan orang tua.
Copyrights © 2026