Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya kemampuan siswa dalam menulis teks drama berbasis kearifan lokal yang disebabkan oleh masih terbatasnya penggunaan model pembelajaran inovatif dalam pembelajaran Bahasa Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model Project Based Learning (PjBL) terhadap kemampuan menulis teks drama berbasis kearifan lokal pada siswa kelas XI SMA Negeri 18 Bone. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen semu (quasi experiment) melalui desain Nonequivalent Control Group Design. Subjek penelitian terdiri atas dua kelas, yaitu kelas eksperimen yang diberikan perlakuan menggunakan model Project Based Learning dan kelas kontrol yang menggunakan pembelajaran konvensional. Data penelitian dikumpulkan melalui tes menulis berupa pretest dan posttest, kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial melalui uji t sampel independen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan awal menulis siswa pada kedua kelas relatif sama sebelum perlakuan diberikan. Setelah penerapan model Project Based Learning, kelas eksperimen mengalami peningkatan yang signifikan dengan rata-rata nilai dari 54,8 pada pretest menjadi 90,0 pada posttest, sedangkan kelas kontrol meningkat dari 49,35 menjadi 65,5. Hasil uji t sampel independen juga menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara kedua kelompok (t = 27,846; p < 0,05), sehingga dapat disimpulkan bahwa model Project Based Learning berpengaruh signifikan terhadap kemampuan menulis teks drama berbasis kearifan lokal. Selain itu, penerapan model ini juga mampu meningkatkan kreativitas, kemampuan berpikir kritis, kolaborasi, serta kemampuan siswa dalam mengintegrasikan nilai-nilai budaya lokal ke dalam penulisan teks drama.
Copyrights © 2026