Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji seberapa efektivitas layanan bimbingan kelompok dalam meningkatkan pemahaman etika berkomunikasi pada siswa. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain pra-eksperimen yang menggunakan one group pretest dan posttest. Hasil penelitian menunjukkan bahwa skor rata-rata siswa meningkat secara signifikan, dari 44 pada pretest menjadi 93 pada posttest, dengan selisih peningkatan (gain score) sebesar 49 poin. Hasil uji hipotesis membuktikkan perbedaan yang sangat berarti, di mana nilai t-hitung 60,694 jauh melampaui t-tabel 2,262 para taraf signifikan p < 0,001. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa layanan bimbingan kelompok terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman etika berkomunikasi siswa, sehingga sangat direkomendasikan untuk dijadikan sebagai program intervensi rutin di sekolah.
Copyrights © 2026