The urban heat island effect (SUHI) is a phenomenon in which surface temperatures in urban areas rise compared to surrounding areas that are still dominated by vegetation or natural land. The SUHI phenomenon affects local atmospheric conditions in a given region. Rising surface temperatures can cause atmospheric instability, which triggers cloud formation and increased rainfall intensity, particularly convective rainfall in urban areas. These conditions are particularly important to monitor in river basin areas (DAS). The Kuranji River Basin is one of the main river basins in the city of Padang; the Kuranji River is prone to flooding, especially during periods of heavy rainfall, which causes an increase in river flow. The objectives of this study are: 1. To determine the correlation between the SUHI in 2015 and flood vulnerability; 2. To determine the correlation between the SUHI in 2020 and flood vulnerability; 3. To determine the correlation between the SUHI in 2025 and flood vulnerability. Data processing was performed using SPSS. Flood vulnerability data were processed using scoring and weighting methods, as well as overlay techniques, based on the research by Kusumo (2016). The method for mapping SUHI uses Land Surface Temperature (LST) data; SUHI identification is then performed based on the thresholds derived from the processed LST data for each observation year, calculated by subtracting the SUHI threshold value from the LST data. The results of processing the 2015 SUHI data with flood vulnerability show a very strong correlation, with a Pearson correlation coefficient of approximately 0.859; the 2020 SUHI data and flood vulnerability show a very strong correlation with a Pearson correlation coefficient of 0.868; and the 2025 SUHI data and flood vulnerability show a very strong correlation with a Pearson correlation coefficient of 0.829. Surface urban heat island (SUHI) merupakan fenomena suhu permukaan di perkotaan meningkat dibandingkan sekitarnya yang masih didominasi oleh vegetasi atau lahan alami. Fenomena SUHI berdampak pada kondisi atmosfer lokal pada suatu wilayah. Kenaikan suhu permukaan dapat menyebabkan ketidakstabilan pada kondisi atmosfer yang memicu pembentukan awan serta peningkatan intensitas curah hujan, terutama hujan konvektif di perkotaan. Kondisi ini menjadi menjadi hal yang penting untuk diperhatikan pada wilayah Daerah Aliran Sungai (DAS). DAS Kuranji merupakan salah satu DAS utama di Kota Padang, Das Kuranji merupakan sungai yang rentan terhadap banjir terutama ketika curah hujan tinggi yang menyebabkan peningkatan debit aliran pada sungai. Tujuan penelitian ini yaitu 1. Untuk mengetahui korelasi antara SUHI tahun 2015 dengan kerawanan banjir 2. untuk mengetahui korelasi antara suhi tahun 2020 dengan kerawanan banjir 3. Untuk mengetahui korelasi antara SUHI tahun 2025 dengan kerawanan banjir. Pengolahan data dilakukan menggunakan SPSS. Pengolahan data kerawanan banjir dilakukan menggunakan metode skoring dan pembobotan serta teknik overlay yang mengacu pada penelitian Kusumo, 2016. Metode dalam memetakan SUHI menggunakan data Land Surface Temperature, selanjutnya akan dilakukan identifikasi SUHI berdasarkan ambang batas hasil pengolahan LST masing-masing tahun pengamatan, dari data LST dikurangi dengan nilai ambang batas SUHI. Hasil pengolahan data SUHI tahun 2015 dengan kerawanan banjir menunjukkan korelasi sangat kuat, dengan nilai pearson korelasi sekitar 0.859, SUHI tahun 2020 dengan kerawanan banjir menunjukkan korelasi yang sangat kuat, dengan nilai pearson korelasi sebesar 0.868, dan SUHI tahun 2025 dengan kerawanan banjir menunjukkan korelasi yang sangat kuat, dengan nilai pearson korelasinya sebesar 0.829.
Copyrights © 2026