Cookies adalah makanan ringan atau camilan yang banyak disukai semua lapisan masyarakat. Tepung terigu adalah bahan utama dalam pembuatan cookies. Tepung jagung dapat digunakan sebagai pengganti tepung terigu karena memiliki nutrisi yang tidak kalah dari tepung terigu, jagung mempunyai kelebihan mengandung serat kasar, unsur Fe dan beta-karoten. Proses pengolahan cookies bergantung pada proses pemanggangan. Tujuan dari penelitian ini adalah menentukan cookies substitusi tepung jagung dengan variasi waktu pemanggangan yang tinggi serat. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial dua faktor dan dua kali ulangan. Faktor yang digunakan yaitu perbandingan tepung jagung : tepung terigu (60:40, 75:25, dan 90:10) dan waktu pemanggangan (20, 25, dan 30 menit). Analisis kimia dan organoleptik cookies terbaik adalah 90% tepung jagung : 10% tepung terigu dengan waktu pemanggangan 25 menit dengan kadar air 4,57%, kadar abu 0,65%, kadar lemak 26,40%, kadar protein 8,36%, kadar serat kasar 13,68%, kadar karbohidrat 60,03, rasa 3,80(rasa jagung kuat), warna 3,65 (kuning keorenan), aroma 3,45 (aroma jagung cukup kuat), tekstur 2,00 (cukup renyah). Substitusi tepung jagung pada cookies dapat meningkatkan kadar serat dan mampu menghasilkan cookies yang disukai konsumen.
Copyrights © 2026