Pendahuluan: Pasien tirah baring berisiko tinggi mengalami ulkus dekubitus yang dapat meningkatkan morbiditas dan mortalitas. Mobilisasi setiap dua jam merupakan pencegahan primer, namun sering terabaikan karena beban kerja perawat. Matras Mob dikembangkan untuk memfasilitasi mobilisasi pasien yang optimal. Penelitian ini menganalisis pengaruh Matras Mob terhadap risiko ulkus dekubitus di ICU Metode: Menggunakan desain pre-eksperimental one-group pre-posttest, penelitian ini melibatkan 33 responden dengan total sampling. Pengumpulan data menggunakan Skala Braden sebelum dan tiga hari setelah intervensi, kemudian dianalisis dengan Wilcoxon Signed Ranks Test. Hasil: Hasil menunjukkan adanya perbedaan risiko ulkus dekubitus yang signifikan sebelum dan setelah intervensi (p = 0,000). Sebelum intervensi, mayoritas pasien berisiko sangat tinggi, sedangkan setelah intervensi risiko menurun menjadi tinggi dan rendah. Kesimpulan: Sebagai kesimpulan, Matras Mob efektif dalam menurunkan risiko ulkus dekubitus dan direkomendasikan sebagai inovasi dalam pencegahan ulkus dekubitus pada pasien tirah baring di ICU. ( ditulis dalam bahasa Inggris sesuai versi bahasa Indonesia, dalam satu paragraf, tidak lebih dari 200 kata, Times New Roman, ukuran font 11, miring, spasi tunggal, perataan kanan dan kiri tanpa indent ).
Copyrights © 2025