Desa Sariwangi, Kabupaten Bandung Barat, selama ini mengelola data dasawisma secara manual menggunakan formulir kertas. Metode ini kerap menimbulkan masalah seperti duplikasi data, kesalahan pencatatan, dan kesulitan dalam pelacakan data historis. Selain itu, proses rekapitulasi data yang memakan waktu lama juga menghambat pelaporan ke instansi terkait. Padahal, data yang akurat dan terkini sangat dibutuhkan untuk program pemberdayaan keluarga dan kesejahteraan masyarakat. Sebagai solusi atas permasalahan tersebut, kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mengembangkan aplikasi manajemen data dasawisma berbasis digital untuk meningkatkan efisiensi dan akurasi pengelolaan data kependudukan di tingkat desa. Aplikasi dikembangkan menggunakan metode Waterfall dengan tahapan analisis kebutuhan, desain sistem, implementasi, dan pengujian. Pelatihan diberikan kepada kader PKK sebagai pengguna utama. Tingkat keberhasilan diukur menggunakan System Usability Scale (SUS). Aplikasi berbasis web berhasil dikembangkan dengan fitur pencatatan data keluarga, rumah tangga, ibu dan balita, serta rekapitulasi otomatis. Hasil pengukuran SUS menunjukkan skor rata-rata 72,5 yang termasuk dalam kategori "Baik", menandakan aplikasi mudah digunakan oleh kader PKK. Aplikasi ini telah berhasil meningkatkan efisiensi pengelolaan data dasawisma di Desa Sariwangi. Dengan antarmuka yang sederhana dan fitur yang lengkap, aplikasi ini berpotensi untuk diterapkan di desa-desa lain dengan permasalahan serupa.
Copyrights © 2026