Anemia masih menjadi salah satu masalah kesehatan yang umum terjadi pada remaja putri, yang ditandai dengan kadar hemoglobin dalam darah berada di bawah ambang normal. Rendahnya tingkat pengetahuan turut menjadi faktor yang berkontribusi terhadap tingginya prevalensi anemia. Kurangnya informasi yang akurat dan komprehensif tentang anemia, dapat menyebabkan remaja putri tidak memahami pentingnya menjaga kesehatan dan mencegah anemia, dan juga seringkali remaja putri tidak menyadari akan risiko mengalami anemia, terutama jika mereka memiliki pola makan yang tidak seimbang atau mengalami menstruasi yang berat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh media edukasi berupa video animasi terhadap peningkatan pengetahuan tentang anemia pada remaja putri di Pesantren Al Falah Abu Lam U, Kecamatan Ingin Jaya, Kabupaten Aceh Besar. Studi ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain pre-eksperimental tipe one group pre-test and post-test design, dan dilaksanakan pada tanggal 22 Mei 2025 Sebanyak 63 responden dipilih melalui teknik total sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner yang mengukur tingkat pengetahuan tentang anemia. Data dianalisis menggunakan uji paired t-test. Analisis menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara skor pengetahuan sebelum dan sesudah diberikan intervensi berupa video animasi dengan nilai p 0,000. Rata-rata skor pengetahuan mengalami peningkatan setelah diberikan edukasi. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa media video animasi efektif dalam meningkatkan pengetahuan remaja putri mengenai anemia. Disarankan kepada pihak pengurus pesantren media ini dapat dimanfaatkan secara luas dalam upaya meningkatkan pendidikan kesehatan tentang anemia remajaa putri di lingkungan pesantren, dan disarankan kepada tenaga kesehaataan agar lebih memberikan edukasi kesehaatan mengenai anemia pada remaja putri di kalangan pesantren Al Falah Abu Lam U.
Copyrights © 2025