Artikel disusun hasil eksplorasi keilmuan statistika dasar yang dikembangkan dari metode-metode dengan dikembangkan dengan adanya ketidakcukupan pada penerapan studi kasus. Metode statistika deskriptif diawali dengan adanya identifikasi masalah dengan menggunakan metode diagram tulang ikan (fishbone diagram), metode ini banyak digunakan untuk menemukan kelompok-kelompok penyebab atas dasar studi kasus secara keseluruhan. Entitas yang dipilih berdasarkan pendekatan 5M, entitas ini menjadi klasifikasi paling sederhana dalam mengelompokan untuk kategori studi kasus. Setelah menemukan klaster faktor-faktor penyebab dengan salah satu dari metode 7 alat (seven tools), maka pendekatan selanjutnya dengan metode analisis 5 mengapa (5 Why analysis), metode ini membantu dalam memperdalam entitas masalah sampai ke akar-akarnya, dengan dipilihnya metode ini atas dasar statistika deskriptif tidak cukup menemukan masalah studi kasus paling dalam. Studi kasus yang dipilih hanya sebatas pada identifikasi masalah studi kasus belum dapat mengambil keputusan dalam sebuah analisis keputusan, maka metodeBintang Jay Galbraith (star method) ini yang membantu dalam pengambilan keputusan atas akar masalah yang ditemukan, klasterisasi masalah dari metode statistika deskriptif. Studi literatur ini memberikan review atas penerapan statistika dengan teknik penulisan taksonomi terhadap studi kasus-kasus lainnya.
Copyrights © 2026