Latar belakang: Setelah kelahiran plasenta, dimulailah masa pascasalin (puerperium) yang akan berlangsung hingga organ-organ kandungan kembali ke kondisi semula sebelum kehamilan. Ketidaknyamanan pada masa nifas dapat terjadi diantaranya yaitu nyeri perineum dikarenakan ada luka jahitan. Teknik non-farmakologi dengan pemberian aromaterapi lavender dapat meredakan nyeri pada perineum. Tujuan penelitian adalah mampu melaksanakan Asuhan Kebidanan pada Ibu Pasca Salin dengan Fokus Intervensi Pemberian Aromatherapi Lavender terhadap Penurunan Skala Nyeri pada Laserasi Perineum. Metode: Desain penelitian yang diterapkan oleh peneliti adalah desain studi kasus. Tipe riset analisis kasus naratif ini mengimplementasikan metode observasi partisipatif. Subjek penelitian dalam kajian ini ialah mencakup seorang ibu dalam masa nifas. Hasil: Temuan kajian memperlihatkan nyeri perineum pada ibu nifas mengalami penurunan dengan sebelum intervensi yaitu dengan skala nyeri 7 menjadi skala nyeri 3. Kesimpulan: Pemberian aromaterapi lavender selama 5 hari berhasil mengurangi nyeri perineum ibu pasca salin..
Copyrights © 2025