Beton merupakan bahan yang sangat umum digunakan dalam pembangunan infrastruktur dan bangunan. Kekuatan beton menjadi parameter kritis untuk memastikan keberlanjutan dan keamanan struktur, pengunaan bahan lokal, seperti pasir dan air laut, sebagai bahan campuran beton menjadi perhatian karena ketersediaan, potensi ekonomi, dan dampak lingkungan yang rendah dibandingkan dengan sumber daya lainnya. Oleh karena itu, penelitian in bertujuan untuk melakukan analisis kekuatan beton dengan menggunakan pasir dan air laut sebagai bahan campuran utamanya. Metode penelitian ini menggunakan metode penelitian eksperimental yaitu dengan membandingkan antara beton normal dengan beton superplasticizer dan retarder bagaimana kuat tekan dan tarik belah beton. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengujian kuat tekan dan tarik belah beton normal dengan bahan tambah, maka didapatkan hasil pengujian kuat tekan beton pada umur 7 hari mengalami peningkatan sebesar 2,36 Mpa,umur 14 hari sebesar 6,87 Mpa,sedangkan umur 28 hari meningkat menjadi 4,21 Mpa. pada pengujian kuat tarik belah beton juga mengalami peningkatan diumur 28 hari sebesar 0,400 Mpa beton normal dengan rata-rata 22,64 MPa. Maka dapat disimpulkan beton dengan menggunakan bahan tambah superplasticizer dan retarder mencapai kuat tekan dan kuat tarik belah rencana dan layak digunakan.
Copyrights © 2025