Jalan aspal di Indonesia memerlukan perawatan atau restorasi untuk mengatasi keausan, retak, lubang dan kerusakan umum lainnya. Penyebab utama kerusakan pada lapisan AC-WC adalah beban berlebih dan cuaca, dimana lapisan ini terletak di atas sehingga bersentuhan langsung dengan beban dan cuaca. Penelitian ini bertujuan untuk menambahkan material baru pada campuran AC-WC, crumb rubber dan serat baja (Dramix) yang diharapkan dapat memenuhi kriteria marshall. Metode yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian percobaan (experiment) dengan membuat benda uji dan melakukan pengujian marshall. Benda uji yang dibuat menggunakan komposisi bahan tambah rubber 0%, 2%, 4% dan 6% serta serat baja (Dramix) 1%, 3%, 5% dan 7%. Pada hasil penelitian didapatkan hasil komposisi Job Mix Design material terbaik yaitu pada variasi Crumb Rubber 2% dan Serat Baja Dramix 5% dengan nilai stabilitas 1179 kg dan flow 3,73 mm. Dan pengaruh Asphalt Concrete Wearing Coarse (AC-WC) terhadap kadar aspal optimum dengan hasil yaitu nilai stabilitas pada variasi material Crumb Rubber 0% dan Serat Baja Dramix 0% (normal) sebesar 1033,71 Kg, sedangkan nilai Flow sebesar 2,88 mm. Pada variasi Crumb Rubber 6% dan Serat Baja Dramix 7% sebesar 1135,20 Kg dengan nilai Flow terendah sebesar 2,99 mm.
Copyrights © 2025