Mengingat iklim di Indonesia yang tropis, jalan aspal di negara ini memerlukan perawatan dan pemeliharaan untuk mengatasi kerusakan, retak, lubang, dan keausan. Dengan melihat kondisi iklim dan masalah tersebut kami melakukan inovasi sehingga memberikan nilai tambah secara kualitatif dan ekonomis. Objek yang akan kami teliti menggunakan Asphalt Concrete Wearing Course (AC-WC) dengan menambahkan wood powder dan waste oil. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan Job Mix Design dengan komposisi optimal dan mendapatkan nilai stabilitas dari Asphalt Concrete Wearing Course (AC-WC) dengan menambahkan wood powder dan waste oil. Uji Marshall dilakukan untuk mengukur stabilitas, flow, VIM, VMA, VFA, dan MQ yang memenuhi Spesifikasi Umum Bina Marga 2018 (revisi 2). Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan mendapatkan hasil pengujian Marshall untuk nilai stabilitas terbaik diperoleh dari sampel 2 komposisi wood powder 0% dan waste oil 2% dengan hasil 3158 kg, dan untuk hasil Job Mix Desain terbaik diperoleh dari komposisi wood powder 6% dan waste oil 0%. Pada sampel 2, dengan nilai rongga udara (VIM) 3,92%, nilai rongga agregat (VMA) 15,7%, nilai rongga terisi aspal (VFA) 75,12%, Stabilitas 2694 kg, Kelelehan (Flow) 3,5 mm, Marshall Quention (MQ) 769,94 kg/mm.
Copyrights © 2025