p-Index From 2021 - 2026
1.285
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Teknik Silitek
Rachmat Mudiyono
Program Studi Teknik Sipil Universitas Islam Sultan Agung

Published : 8 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

ANALISA LALU LINTAS PADA FLY OVER TOL SEMARANG DEMAK SESI 1B (STUDI KASUS: JALAN RAYA SEMARANG – DEMAK) Nur Aini; Rona Dewi Kamila; Rachmat Mudiyono; Juny Andry Sulistyo
Jurnal Teknik SILITEK Vol. 5 No. 02 (2025)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pasifik Morotai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51135/nb1rss22

Abstract

Salah satu masalah umum yang dihadapi pada jalur Semarang-Demak adalah kemacetan terutama di jalan nasional yang menghubungkan kedua wilayah tersebut. Beberapa faktor penyebabnya yaitu beban kendaraan berat serta kondisi tanah yang tidak stabil, terutama di daerah pesisir yang sering terendam banjir rob. Proyek pembangunan flyover diproyeksikan memberi manfaat finansial dalam jangka panjang melalui peningkatan efisiensi transportasi dan mengurangi biaya operasional kendaraan.Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dampak pembangunan flyover pada jalan tol Semarang-Demak terhadap pengurangan kemacetan. Menganalisis kinerja lalu lintas untuk membandingkan derajat kejenuhan sebelum dan sesudah flyover dibangun. Dalam penelitian ini berdasarkan Manual Kapasitas Jalan Indonesia (MKJI).  Hasil penelitian ini pada kondisi eksisting tahun 2018 menunjukkan hasil yang buruk dengan nilai derajat kejenuhan tinggi yaitu 1,3 (LOS F) pada hari Senin, 1,05 (LOS F) pada hari Sabtu, dan 0,93 (LOS E) pada hari Minggu. Kondisi ini memburuk pada tahun 2024 dengan derajat kejenuhan meningkat dari 1,32 (LOS F) pada hari Senin, 1.1 (LOS F) pada hari Sabtu, dan 0,94 (LOS E) pada hari Minggu. 
ANALISIS ASPHALT CONCRETE WEARING COURSE (AC-WC) DENGAN PENAMBAHAN SERBUK KAYU (WOOD POWDER) DAN LIMBAH OLI (WASTE OIL) Aliffian Oktafa Ardana; Iqbal Ramadhan; Rachmat Mudiyono
Jurnal Teknik SILITEK Vol. 5 No. 02 (2025)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pasifik Morotai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51135/bcf94856

Abstract

Mengingat iklim di Indonesia yang tropis, jalan aspal di negara ini memerlukan perawatan dan pemeliharaan untuk mengatasi kerusakan, retak, lubang, dan keausan. Dengan melihat kondisi iklim dan masalah tersebut kami melakukan inovasi sehingga memberikan nilai tambah secara kualitatif dan ekonomis. Objek yang akan kami teliti menggunakan Asphalt Concrete Wearing Course (AC-WC) dengan menambahkan wood powder dan waste oil. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan Job Mix Design dengan komposisi optimal dan mendapatkan nilai stabilitas dari Asphalt Concrete Wearing Course (AC-WC) dengan menambahkan wood powder dan waste oil. Uji Marshall dilakukan untuk mengukur stabilitas, flow, VIM, VMA, VFA, dan MQ yang memenuhi Spesifikasi Umum Bina Marga 2018 (revisi 2). Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan mendapatkan hasil pengujian Marshall untuk nilai stabilitas terbaik diperoleh dari sampel 2 komposisi wood powder 0% dan waste oil 2% dengan hasil 3158 kg, dan untuk hasil Job Mix Desain terbaik diperoleh dari komposisi wood powder 6% dan waste oil 0%. Pada sampel 2, dengan nilai rongga udara (VIM) 3,92%, nilai rongga agregat (VMA) 15,7%, nilai rongga terisi aspal (VFA) 75,12%, Stabilitas 2694 kg, Kelelehan (Flow) 3,5 mm, Marshall Quention (MQ) 769,94 kg/mm.
ANALISIS DAMPAK HAMBATAN SAMPING TERHADAP KINERJA RUAS JALAN PADA JALAN TLOGOSARI RAYA Faliherdy Muhammad; Audi Juventio; Rachmat Mudiyono
Jurnal Teknik SILITEK Vol. 5 No. 02 (2025)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pasifik Morotai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51135/4hga7d95

Abstract

Jalan Tlogosari Raya merupakan jalan kolektor yang berada  di kawasan komersial padat dengan tingkat aktivitas hambatan samping yang tinggi, seperti keluar-masuk kendaraan ke tempat usaha, parkir tepi jalan, serta lalu lintas pejalan kaki. Penelitian ini memiliki tujuan dalam menganalisis pengaruh hambatan samping terhadap kinerja ruas jalan, dengan mengacu pada parameter volume lalu lintas, derajat kejenuhan (DS), dan tingkat pelayanan jalan (LOS) mengacu pada Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia (PKJI 2014). Hambatan samping diklasifikasikan menjadi empat jenis: pejalan kaki (PED), kendaraan berhenti sementara (PSV), kendaraan keluar-masuk area (EEV), dan kendaraan lambat (SMV), dengan aktivitas tertinggi terjadi pada Sabtu sore. Hasil analisis menunjukkan bahwa hambatan samping dapat meningkatkan nilai DS hingga 0,803 (LOS D), sedangkan pada kondisi tanpa hambatan dengan asumsi penyediaan lahan parkir khusus serta penataan pedagang kaki lima ke zona UMKM nilai DS menurun hingga 0,64 menunjukkan peningkatan efisiensi lalu lintas sebesar 20-23%.
ANALISIS KINERJA SIMPANG TIGA BERSINYAL (STUDI KASUS : JLN SETIABUDI PATUNG DIPONEGORO TEMBALANG) Ade Muhammad Nur Cahyo; Adfisal Akbar Maulana; Rachmat Mudiyono
Jurnal Teknik SILITEK Vol. 5 No. 01 (2025)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pasifik Morotai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51135/vvnhbr33

Abstract

Kota semarang, merupakan salah satu kota dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup tinggi dengan perkembangan infrastruktur yang cukup baik. Kawasan tembalang tepatnya di Jalan Setiabudi menjadi jalur utama sebagai penghubung pusat kota dengan kawasan pendidikan. Hal tersebut menjadikan kawasan sering mengalami kemacetan yang sulit untuk diuraikan, salah satu hal yang dapat dilakukan untuk menyelesaikan masalah tersebut adalah dengan pengaturan simpang bersinyal yang efektif. Sehingga diperlukan evaluasi kinerja simpang secara berkala menggunakan acuan Manual Kapasitas Jalan Indonesias 1997. Berdasarkan penelitian pada simpang Jln. Setiabudi Patung Diponegoro Tembalang diketahui bahwa masing – masing pendekat mempunyai derajat kejenuhan yaitu lebih dari > 0,5, artinya tingkat pelayanan simpangnya adalah D. Panjang antrian tertinggi dihasilkan pada pendekat barat sepanjang 224,8 m. Tundaan rata – rata simpang didapat adalah 29,7 det/smp dan masuk tingkat pelayan simpang (LOS) dengan tingkat C (< 40 – 60 det/smp).
PENGARUH CAMPURAN SERABUT KELAPA TERHADAP DAYA SERAP AIR PADA PAVING BLOCK Efrat Ardian Naufaldi; Muhammad Yasin Prastyadi Putra; Rachmat Mudiyono
Jurnal Teknik SILITEK Vol. 5 No. 03 (2025)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pasifik Morotai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51135/xsndsj82

Abstract

Paving block banyak digunakan karena kekuatan dan daya tahannya. Limbah serabut kelapa berpotensi dimanfaatkan sebagai bahan tambahan ramah lingkungan untuk meningkatkan sifat paving block. Tujuan penelitian menganalisis pengaruh penambahan serabut kelapa terhadap daya serap air dan kuat tekan, serta menentukan kadar optimal. Metode eksperimen digunakan dengan variasi serabut kelapa 0%, 0,5%, 0,7%, dan 1%, mengacu pada SNI 03-0691-1996. Hasil menunjukkan serabut kelapa 0,7% memiliki daya serap tertinggi (10,48%) dan densitas tertinggi (2,119 g/cm³), sedangkan kuat tekan optimal pada 0,5%. Disimpulkan penambahan 0,7% serabut kelapa direkomendasikan untuk meningkatkan daya serap tanpa menurunkan kuat tekan signifikan.
PENGARUH PENGGUNAAN PLASTIK JENIS PP (POLYPROPYLENE) SEBAGAI BAHAN TAMBAHAN PEMBUATAN PAVING BLOCK Nugroho Adi Santoso; Satria Bagus Rizal Pratama; Rachmat Mudiyono
Jurnal Teknik SILITEK Vol. 5 No. 03 (2025)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pasifik Morotai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51135/ajp51w32

Abstract

Paving block merupakan material konstruksi yang banyak digunakan pada jalan, trotoar, dan area publik karena mudah dipasang, tahan lama, serta ekonomis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penambahan cacahan plastik Polypropylene (PP) sebagai substitusi pasir terhadap kuat tekan dan daya serap air paving block. Komposisi dasar yang digunakan adalah 2,4 kg pasir, 0,6 kg semen, dan 500 ml air dengan variasi penambahan plastik PP sebesar 0%, 3%, 4%, 5%, dan 6%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan plastik PP memengaruhi sifat mekanis dan fisik paving block. Daya serap air tertinggi diperoleh pada campuran 4% sebesar 8,27%, sedangkan nilai terendah pada campuran 6% sebesar 4,5%. Untuk uji kuat tekan, nilai tertinggi pada kondisi kering terdapat pada campuran 0% sebesar 38,326 MPa, sedangkan pada kondisi sesudah direndam menurun hingga 22,606 MPa. Secara umum, paving block dalam kondisi kering memiliki kuat tekan lebih tinggi dibandingkan setelah perendaman, dan penggunaan plastik PP dapat meningkatkan efisiensi pemanfaatan limbah meskipun berpengaruh pada karakteristik mekanisnya.
EVALUASI GEOMETRIK JALAN TERHADAP KESELAMATAN LALU LINTAS (STUDI KASUS : KM 4 TANJAKAN SILAYUR, NGALIYAN SEMARANG) Bajang Kharisudin; Febri Ardian Saputra; Rachmat Mudiyono
Jurnal Teknik SILITEK Vol. 6 No. 02 (2026)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pasifik Morotai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51135/epqrhm07

Abstract

Jalan Silayur adalah salah satu jalan penghubung antarwilayah di Kota Semarang yang sangat penting bagi mobilitas warga. Seiring bertambahnya volume lalu lintas, perlu dilakukan evaluasi terhadap kondisi jalan untuk memastikan keselamatan dan kenyamanan pengguna. Penelitian ini bertujuan menilai apakah kondisi geometrik Jalan Silayur sesuai dengan standar perencanaan jalan yang berlaku. Metode yang digunakan bersifat deskriptif kuantitatif, dengan pengumpulan data primer melalui survei lapangan. Data yang dikumpulkan meliputi lebar lajur, bahu jalan, tikungan, dan kemiringan jalan. Data pendukung lain, seperti peta dan standar teknis, diperoleh dari pedoman perencanaan geometrik jalan. Hasil pengukuran kemudian dibandingkan dengan ketentuan dalam standar Bina Marga 2021. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beberapa bagian Jalan Silayur, terutama tikungan dan lebar bahu jalan, belum memenuhi standar. Kondisi ini dapat menurunkan tingkat keselamatan, terutama pada jam sibuk atau saat cuaca buruk. Oleh karena itu, disarankan agar dilakukan perbaikan geometrik jalan agar pengguna lebih aman dan nyaman.
ANALISIS DURABILITAS ASPHALT CONCRETE-WEARING COURSE (AC-WC) DENGAN MODIFIKASI BAHAN TAMBAH POLYPROPYLENE (PP) PADA JALAN DAERAH RAWAN ROB Taufik Hikmatul N; Wahyu Hidayat; Rachmat Mudiyono
Jurnal Teknik SILITEK Vol. 6 No. 02 (2026)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pasifik Morotai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51135/709brx42

Abstract

Infrastruktur jalan merupakan elemen vital dalam mendukung mobilitas dan pertumbuhan ekonomi. Namun, kerusakan jalan sering terjadi, terutama di daerah pesisir yang rawan rob (banjir pasang air laut). Air laut memiliki sifat korosif dan kadar garam yang tinggi, yang dapat melemahkan aspal dan agregat, sehingga mengurangi durabilitas dan umur rencana perkerasan. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis pengaruh penambahan Polypropylene terhadap durabilitas campuran AC-WC, menentukan kadar optimum Polypropylene, serta mengevaluasi pengaruh lama rendaman air rob terhadap karakteristik Marshall campuran tersebut. Metode penelitian yang digunakan dalah metode eksperimen laboratorium. Bahan yang digunakan ialah aspal penetrasi 60/70, agregat, dan bahan tambahan Polypropylene dengan kadar 0%, 1%, 2%, dan 3%. Campuran dirancang menggunakan metode Marshall (Job Mix Design) untuk memperoleh Kadar Aspal Optimum (KAO). Benda uji kemudian direndam dengan air laut dengan durasi 2 hari sampai 6 hari untuk mensimulasikan kondisi daerah rawan rob. Parameter yang diuji meliputi Stabilitas, Flow, (MQ), (VIM), (VMA) dan (VFB). Job mix Design dengan durabilitas terbaik ialah dengan bahan tambah Polypropylene kadar 1% dan rendaman air laut dengan durasi rendaman 3 hari dengan hasil; (VMA 19,45); (VIM 3,32); (VFB 82,93); (Stabilitas 3406,50); (Flow 3,51); (Marshall Quotient 973,33). Semua parameter telah memenuhi spesifikasi bina marga 2018 revisi ke-2.