Kota semarang, merupakan salah satu kota dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup tinggi dengan perkembangan infrastruktur yang cukup baik. Kawasan tembalang tepatnya di Jalan Setiabudi menjadi jalur utama sebagai penghubung pusat kota dengan kawasan pendidikan. Hal tersebut menjadikan kawasan sering mengalami kemacetan yang sulit untuk diuraikan, salah satu hal yang dapat dilakukan untuk menyelesaikan masalah tersebut adalah dengan pengaturan simpang bersinyal yang efektif. Sehingga diperlukan evaluasi kinerja simpang secara berkala menggunakan acuan Manual Kapasitas Jalan Indonesias 1997. Berdasarkan penelitian pada simpang Jln. Setiabudi Patung Diponegoro Tembalang diketahui bahwa masing – masing pendekat mempunyai derajat kejenuhan yaitu lebih dari > 0,5, artinya tingkat pelayanan simpangnya adalah D. Panjang antrian tertinggi dihasilkan pada pendekat barat sepanjang 224,8 m. Tundaan rata – rata simpang didapat adalah 29,7 det/smp dan masuk tingkat pelayan simpang (LOS) dengan tingkat C (< 40 – 60 det/smp).
Copyrights © 2025