Peningkatan ekonomi di Indonesia memerlukan pengembangan infrastruktur jalan berkualitas. Asphalt Concrete-Wearing Course berperan penting dalam keamanan dan kenyamanan lalu lintas. Untuk mengurangi ketergantungan material impor, abu karang dan pasir laut dari Pantai Empu Rancak Jepara, menjadi alternatif bahan tambah AC-WC dengan variasi abu karang 0%, 2%, 4% pasir laut 0%, 3%, 5%, 7% diharapkan memberikan solusi ramah lingkungan untuk pembangunan jalan. Penelitian ini menentukan Job Mix Design dengan 51 sampel, mengukur berat sampel kondisi kering dan Saturated Surface-Dry (SSD), perendaman 30 menit dan 24 jam pada suhu 60°C. Untuk mengetahui stabilitas, flow, VMA, VIM, VFA dan MQ karakteristik bahan tambah dilakukan Marshall Test. Komposisi terbaik pada sampel 2 penambahan 4% abu karang 3% pasir laut memenuhi Spesifikasi Umum Bina Marga 2018 (revisi 2). Hasil uji Marshall nilai terbaik pada variasi ini yaitu VIM 3,68%; VMA 16,23%; VFA 86,45%; Stabilitas 1430,55 kg; Flow 3,6 mm; MQ 433,5 kg/mm. Komposisi 4% abu karang dan 0% pasir laut mendapatkan stabilitas tertinggi 2023 kg, yang memenuhi minimum Stabilitas sebesar 800 kg.
Copyrights © 2025