Pertumbuhan industri konstruksi yang pesat di Indonesia mendorong kebutuhan inovasi dalam pengembangan material ramah lingkungan, khususnya beton. Pemanfaatan limbah serbuk besi dari industri logam sebagai bahan tambahan dalam campuran beton, dengan tujuan mengetahui dampaknya terhadap sifat mekanis beton. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai kuat tekan, kuat tarik belah, dan kuat tekan lentur beton setelah ditambahkan serbuk besi dalam variasi 5% dan 10% terhadap agregat halus. Metode perhitungan campuran beton mengacu pada SNI 7394 2008 dengan mutu beton yang direncanakan sebesar 25 MPa. Beton yang diuji memiliki usia 28 hari. Hasil uji kuat tekan beton pada variasi penambahan serbuk besi sebesar 5% 10% masing-masing adalah 28,62 MPa dan 21,07 MPa. Hasil uji kuat tarik belah pada variasi tersebut masing-masing sebesar 2,62 MPa dan 2,27 MPa. Hasil uji kuat tekan lentur pada variasi penambahan serbuk besi 5% dan 10% masing-masing sebesar 4,09 MPa dan 3,61 MPa. Dapat disimpulkan bahwa penambahan serbuk besi sebesar 5% mampu meningkatkan nilai kuat tekan, kuat tarik, dan kuat lentur beton, meski tidak signifikan. Sementara itu, penambahan serbuk besi 10% justru mengurangi nilai tersebut secara signifikan. Hal ini menyebabkan tidak ditemukan titik optimum dari variasi campuran yang digunakan. Oleh karena itu, diperlukan penelitian lebih lanjut dengan variasi jumlah serbuk besi yang berbeda.
Copyrights © 2025