Jurnal Teknik Silitek
Vol. 5 No. 02 (2025)

ANALISIS PERBANDINGAN KUAT TEKAN BETON MENGGUNAKAN AGREGAT KASAR BATU PECAH DAN KERIKIL ALAMI SUNGAI WAI MALINO PAROMBEAN KABUPATEN ENREKANG

Herdiansyah (Program Studi Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Parepare)
Andi Sulfanita (Program Studi Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Parepare)
Mustakim (Program Studi Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Parepare)



Article Info

Publish Date
31 Jul 2025

Abstract

Sungai Wai Malino di Kabupaten Enrekang merupakan sumber kerikil alami yang melimpah dan berpotensi dimanfaatkan dalam konstruksi beton. Namun, variasi kualitas kerikil, meliputi ukuran, bentuk, dan kebersihan, dapat memengaruhi kekuatan tekan beton, sehingga menjadi tantangan dalam menjamin mutu dan keandalan struktur. Penelitian ini bertujuan membandingkan karakteristik kerikil pecah dan kerikil alami, serta menganalisis kuat tekan beton yang dihasilkan dari kedua jenis agregat tersebut. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimental yang dilaksanakan di Laboratorium Struktur dan Bahan, Program Studi Teknik Sipil, Universitas Muhammadiyah Parepare. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kerikil pecah memiliki berat jenis lebih tinggi, kadar lumpur dan air lebih rendah, serta gradasi kasar, menghasilkan kuat tekan beton tertinggi sebesar 26,270 MPa. Kerikil alami memiliki bentuk lebih bulat dan gradasi halus yang mempermudah pengerjaan, namun kuat tekannya lebih rendah, yaitu 23,071 MPa. Temuan ini menegaskan bahwa penggunaan kerikil pecah lebih efektif dalam meningkatkan kuat tekan beton.

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

jts

Publisher

Subject

Description

Jurnal Teknik SILITEK adalah jurnal teknik dan rekayasa yang merupakan wadah publikasi artikel ilmiah dalam rangka menyebarluaskan hasil riset dan kajian analisis yang berkaitan dengan keteknikan. Jurnal Teknik SILITEK diterbitkan 4 kali dalam setahun yakni di bulan Januari, April, Juni dan bulan ...