Perilaku kolom pendek beton bertulang terhadap beban aksial dipengaruhi oleh sistem pengekangan melalui tulangan transversal. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh variasi bentuk sengkang terhadap kapasitas aksial, daktilitas, serta hubungan tegangan-regangan pada kolom pendek menggunakan simulasi numerik berbasis metode elemen hingga. Pemodelan dilakukan pada enam variasi kolom dengan penampang 500×500 mm dan tinggi 1500 mm, yaitu tanpa sengkang (unconfined), sengkang biasa, crosstie, double crosstie, diamond, dan lingkaran. Beton dimodelkan menggunakan pendekatan Concrete Damage Plasticity (CDP) untuk menggambarkan perilaku nonlinier akibat retak tarik dan kerusakan tekan. Hasil simulasi menunjukkan bahwa variasi sengkang berpengaruh signifikan terhadap peningkatan kapasitas aksial dan daktilitas kolom. Konfigurasi double crosstie memberikan kapasitas beban dan daktilitas tertinggi, sedangkan kolom tanpa sengkang memiliki performa terendah. Temuan ini menegaskan pentingnya konfigurasi sengkang dalam meningkatkan ketahanan kolom beton bertulang terhadap beban aksial.
Copyrights © 2025