Penggunaan geotekstil pada proyek GITET Ampel New/Boyolali berfungsi sebagai perkuatan tanah dasar untuk meningkatkan stabilitas timbunan dan mengurangi penurunan. Penelitian ini menganalisis pengaruh geotekstil terhadap nilai Safety Factor, total deformasi, dan tegangan efektif melalui pemodelan numerik memakai perangkat lunak Elemen tak hingga pada tujuh tahap konstruksi, mulai dari timbunan hingga konsolidasi 10 tahun. Metode yang dipakai dalam penelitian ini yaitu metode numerik dengan menggunakan Software Finite Element. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data penyelidikan tanah dari proyek GITET Ampel New/Boyolali. Dalam analisis ini variasi yang digunakan yaitu variasi kondisi timbunan tanpa perkuatan dan kondisi timbunan dengan perkuatan geotekstil. Hasil analisis menunjukkan bahwa geotekstil meningkatkan stabilitas tanah, dengan nilai Safety Factor tertinggi sebesar 2,060 pada tahap Timbunan 2, lebih besar dibanding tanpa geotekstil (1,971). Penggunaan geotekstil juga menurunkan deformasi, yaitu 60,4 cm pada tahap pembebanan dan 60,8 cm setelah konsolidasi 10 tahun, lebih kecil dibanding kondisi tanpa geotekstil. Tegangan efektif tanah dengan geotekstil tercatat lebih rendah, menunjukkan distribusi beban yang lebih baik. Secara keseluruhan, geotekstil terbukti efektif dalam meningkatkan stabilitas, mengurangi penurunan, dan memperbaiki respon tegangan tanah dasar.
Copyrights © 2026