Jurnal Teknik Silitek
Vol. 6 No. 02 (2026)

ANALISIS KEPATUHAN OUTLET IPAL INDUSTRI REDRYING TEMBAKAU X TERHADAP PERGUB JAWA TIMUR NO.72/2013 BERDASARKAN PARAMETER BOD DAN COD

Susmika Adi Saputra (Program Studi Ilmu Lingkungan Universitas Bojonegoro)
Solikahti Indah Purwaningrum (Program Studi Ilmu Lingkungan Universitas Bojonegoro)



Article Info

Publish Date
27 Apr 2026

Abstract

Industri redrying tembakau menghasilkan limbah cair dengan kandungan senyawa organik tinggi, seperti nikotin, tar, dan senyawa fenolik, yang berpotensi mencemari lingkungan apabila tidak diolah secara optimal melalui Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL). Parameter Biological Oxygen Demand (BOD) dan Chemical Oxygen Demand (COD) digunakan sebagai indikator utama dalam menilai tingkat pencemaran organik air limbah serta kinerja IPAL terhadap pemenuhan baku mutu lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kepatuhan outlet IPAL Industri Redrying Tembakau X terhadap baku mutu air limbah berdasarkan Peraturan Gubernur Jawa Timur Nomor 72 Tahun 2013 melalui parameter BOD dan COD. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan studi kepatuhan terhadap regulasi lingkungan. Data yang digunakan berupa data sekunder hasil uji laboratorium kualitas air limbah outlet IPAL selama periode Februari–Maret 2025 yang telah tersertifikasi, serta data pendukung terkait unit redrying, threshing, dan sistem IPAL. Analisis dilakukan dengan membandingkan hasil pengujian terhadap nilai ambang batas baku mutu guna menilai tingkat kepatuhan effluent yang dihasilkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi BOD pada bulan Februari dan Maret 2025 masing-masing sebesar 6,6 mg/L dan 12 mg/L, sedangkan COD sebesar 17 mg/L dan 35 mg/L. Seluruh nilai tersebut berada di bawah ambang batas baku mutu Kategori I, yaitu 150 mg/L untuk BOD dan 300 mg/L untuk COD. Temuan ini menunjukkan bahwa outlet IPAL Industri X telah memenuhi standar kepatuhan lingkungan, meskipun terjadi peningkatan konsentrasi pada bulan Maret yang diduga dipengaruhi oleh peningkatan beban produksi dan faktor operasional IPAL

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

jts

Publisher

Subject

Description

Jurnal Teknik SILITEK adalah jurnal teknik dan rekayasa yang merupakan wadah publikasi artikel ilmiah dalam rangka menyebarluaskan hasil riset dan kajian analisis yang berkaitan dengan keteknikan. Jurnal Teknik SILITEK diterbitkan 4 kali dalam setahun yakni di bulan Januari, April, Juni dan bulan ...