Susmika Adi Saputra
Program Studi Ilmu Lingkungan Universitas Bojonegoro

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANALISIS KEPATUHAN OUTLET IPAL INDUSTRI REDRYING TEMBAKAU X TERHADAP PERGUB JAWA TIMUR NO.72/2013 BERDASARKAN PARAMETER BOD DAN COD Susmika Adi Saputra; Solikahti Indah Purwaningrum
Jurnal Teknik SILITEK Vol. 6 No. 02 (2026)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pasifik Morotai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51135/pw1v0h11

Abstract

Industri redrying tembakau menghasilkan limbah cair dengan kandungan senyawa organik tinggi, seperti nikotin, tar, dan senyawa fenolik, yang berpotensi mencemari lingkungan apabila tidak diolah secara optimal melalui Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL). Parameter Biological Oxygen Demand (BOD) dan Chemical Oxygen Demand (COD) digunakan sebagai indikator utama dalam menilai tingkat pencemaran organik air limbah serta kinerja IPAL terhadap pemenuhan baku mutu lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kepatuhan outlet IPAL Industri Redrying Tembakau X terhadap baku mutu air limbah berdasarkan Peraturan Gubernur Jawa Timur Nomor 72 Tahun 2013 melalui parameter BOD dan COD. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan studi kepatuhan terhadap regulasi lingkungan. Data yang digunakan berupa data sekunder hasil uji laboratorium kualitas air limbah outlet IPAL selama periode Februari–Maret 2025 yang telah tersertifikasi, serta data pendukung terkait unit redrying, threshing, dan sistem IPAL. Analisis dilakukan dengan membandingkan hasil pengujian terhadap nilai ambang batas baku mutu guna menilai tingkat kepatuhan effluent yang dihasilkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi BOD pada bulan Februari dan Maret 2025 masing-masing sebesar 6,6 mg/L dan 12 mg/L, sedangkan COD sebesar 17 mg/L dan 35 mg/L. Seluruh nilai tersebut berada di bawah ambang batas baku mutu Kategori I, yaitu 150 mg/L untuk BOD dan 300 mg/L untuk COD. Temuan ini menunjukkan bahwa outlet IPAL Industri X telah memenuhi standar kepatuhan lingkungan, meskipun terjadi peningkatan konsentrasi pada bulan Maret yang diduga dipengaruhi oleh peningkatan beban produksi dan faktor operasional IPAL