Sambungan balok–kolom merupakan elemen penting dalam struktur baja yang berperan besar terhadap kinerja bangunan, khususnya dalam menahan beban gempa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kapasitas sambungan balok–kolom struktur baja menggunakan metode perhitungan manual dan metode elemen hingga. Analisis manual dilakukan berdasarkan ketentuan SNI 1729:2020 dan SNI 7972:2020, sedangkan analisis elemen hingga menggunakan perangkat lunak . Parameter yang dianalisis meliputi kapasitas momen, gaya geser, serta distribusi tegangan pada sambungan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai kapasitas sambungan dari kedua metode memiliki kecenderungan yang sebanding, meskipun terdapat perbedaan akibat asumsi perhitungan dan pemodelan. Metode elemen hingga memberikan gambaran perilaku sambungan yang lebih detail pada daerah kritis. Secara umum, sambungan memenuhi persyaratan desain yang berlaku.
Copyrights © 2026