Industri reparasi kapal merupakan salah satu sektor yang berkontribusi terhadap beban pencemaran air di wilayah pesisir Kabupaten Bangkalan, terutama dari aktivitas domestik karyawan di lokasi kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) domestik di salah satu perusahaan reparasi kapal dengan meninjau persentase efisiensi removal parameter pencemar. Metode analisis dilakukan dengan membandingkan konsentrasi outlet terhadap inlet IPAL menggunakan metode kuantitatif deskriptif dengan data sekunder hasil uji kualitas pada titik inlet dan outlet IPAL. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efisiensi removal pada parameter BOD mencapai 56,8%, sedangkan pada parameter COD mencapai 36,75%. Berdasarkan analisis tersebut, sistem pengolahan air limbah domestik pada PT. X belum mampu bekerja secara optimal dalam menurunkan parameter pencemar. Direkomendasikan penambahan unit grease trap dan anaerob biofilter pada sistem IPAL karena dapat meningkatkan efektivitas penyisihan parameter BOD dan COD sehingga kualitas effluent yang dihasilkan lebih aman sebelum dibuang ke badan air penerima.
Copyrights © 2026