Pemakaian helm ketika berkendara khususnya di siang hari, dapat mengisolasi panas di dalam helm sehingga aliran panas menuju lingkungan terhambat. Hal tersebut, dapat meingktakan suhu kepala serta menyebabkan ketidaknyamanan ketika berkendara. Data obeservasi awal menunjukan suhu kepala responden yangmengalami peningkatan setelah berkandara menggunakan helm full face hingga 37,7oC. Penelitian inibertujuan untuk mengetahui tingkat kenyamanan termal pengendara motor saat menggunakan helm full facedengan metode PMV dan PPD. Serta membuat inovasi perbaikan pada helm untuk meningkatkan kenyamanan termal penggunanya. Hasil eksperimen menggunakan helm existing pada suhu lingkungan 22oC dan 25oC menunjukan bahwa responden belum memperoleh kenyamanan termalnya. Rekomendasi perbaikan yang dilakukan yaitu menambahkan PEG 6000 sebagai Phase Change Material (PCM) pada helm yang berfungsi untuk menyerap suhu panas di dalam helm. Hasil eksperimen menggunakan helm modifikasi pada suhu lingkungan 25oC didapatkan rata-rata suhu kepala responden mengalami penurunan hingga 36,6 oC denngan nilai PMV dan PPD sebesar 2,08 dan 80,29%.
Copyrights © 2023