Bengkel las diketahui memiliki nilai pengukuran paling tinggi yaitu temperatur udara sebesar 33ÂșC, kelembaban relatif sebesar 73.1%, dan kecepatan udara sebesar 0.57 m/s. hal ini telah melebihi standar kenyamanan termal menurut SNI 03-6572-2001. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode Predicted Mean Vote (PMV) dan Predicted Percentage of Dissatisfied (PPD) untuk mengetahui kemungkinan terjadinya heat stress dan memprediksi besar persentase pekerja yang merasa tidak nyaman dengan lingkungan kerjanya. Kondisi existing menunjukkan bahwa nilai PMV tertinggi terjadi pada pekerja di bengkel las outfitting pada siang hari dengan nilai sebesar (+3,04) dan nilai PPD sebesar 99%. Rekomendasi perbaikan dilaksanakan dengan menggunakan metode simulasi Computational Fluid Dynamic (CFD). Rekomendasi pertama yang diajukan ialah dengan menambahkan jumlah ventilasi di ruangan bengkel las outfitting. Hal tersebut menyebabkan terjadinya penurunan potensi terjadinya heat stress pekerja bengkel las outfitting menjadi slight heat stress.
Copyrights © 2024