Tujuan K3 untuk menciptakan lingkungan kerja yang menjamin keselamatan setiap tenaga kerja dan orang lain di tempat kerja tersebut, sumber produksi agar dapat berjalan secara aman, meningkatkan kesejahteraan produktivitas Akan tetapi, terdapat perusahaan yang tidak aspek K3 menjadi prioritas dan dasar bekerja salah satunya perusahaan tekstil di Krian. PT.X memiliki permasalahan yaitu masih adanya kecelakaan kerja yang terjadi di pabrik. Kecelakaan ini masih terjadi akibat kurang pedulinya perusahaan dan pekerja mengenai penerapan K3 yang baik, tidak adanya identifikasi bahaya serta penilaian risiko dalam proses pekerjaan yang dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi, menilai risiko yang ada dalam aktivitas pekerjaan proses produksi kapas dengan menggunakan metode HIRA untuk dapat membantu perusahaan dalam mengidentifikasi serta menilai risiko. Dari metode yang digunakan, bahwa terdapat 7 risiko rendah, 15 risiko sedang, 11 risiko tinggi, dan 1 risiko ekstrim. Maka diberikan bentuk rekomendasi berupa safety talk, worksheet APD, alat bantu pendorong, guard machine, dan APD.
Copyrights © 2024