PT Alam Lestari Lancar merupakan perusahaan daur ulang botol plastik jenis PET (polyethylene terephthalate). Permasalahan yang ada di perusahaan adalah pemenuhan order yang belum maksimal karena banyaknya bahan baku tidak sesuai spesifikasi yang dikirim oleh pemasok. Hal ini dikarenakan pemesanan bahan baku perusahaan hanya mempertimbangkan dari aspek harga. Sehingga perlu dilakukannya optimalisasi terhadap jumlah alokasi pemesanan bahan baku dengan mempertimbangkan berbagai macam aspek, terutama aspek performansi pemasok. Metode Analytical Hierarchy Process (AHP) digunakan untuk mengetahui performansi pemasok, tahap ini diperoleh pemasok bobot tertinggi dan terendah adalah pemasok 8 dan pemasok 3. Metode goal programming digunakan untuk menentukan jumlah alokasi bahan baku. Diperoleh hasil alokasi untuk periode 1 dengan demand 360.000 kg. 100.000 kg pemasok 1, 2.000 kg pemasok 2, 1.000 kg pemasok 3, 78.000 kg pemasok 4, 1.000 kg pemasok 5, 1.000 kg pemasok 6, 75.000 kg pemasok 7, 100.000 kg pemasok 8, dan 2.000 kg pemasok 9.
Copyrights © 2024