PT Pupuk Vermikompos Indoneisa adalah perusahaan yang bergerak dalam produksi pupuk organik kascing. Terdapat defect yang cukup tinggi untuk defect pupuk berbentuk granul berukuran oversize dan undersize, hingga 29%. Peneliti menggunakan prinsip DMAI dalam penelitian ini dan menggunakan fishbone sebagai alat untuk analisa. Defect oversize memiliki DPMO sebesar 140.734 dan nilai sigma 2,577. Defect undersize memiliki DPMO sebesar 171.442 dan level sigma 2,4484. Didapatkan terjadinya produk defect dikarenakan pada faktor mesin, tidak terdapat screener setelah proses granulasi. Pada faktor manusia, pegawai tidak memilah pupuk menggumpal dan kurang kering untuk masuk ke proses granulasi. Pada faktor metode, tidak ada SOP. Pada faktor material, pupuk yang terlalu basah tetap dimasukkan ke granulator pan. Pada faktor lingkungan, cuaca membuat penjeuran dengan matahari kurang optimal. Upaya untuk meminimasi produk yang defect yaitu dengan penambahan screener setelah proses granulasi, penambahan penutup pada penjemuran matahari, dan pembuatan SOP.
Copyrights © 2024