Tekanan kompetitif yang terdapat dalam dunia bisnis menuntut perusahaan untuk memperhatikan secara detail mengenai strategi yang dijalankan. Sebelum bersaing dengan kompetitor, perusahaan perlu mengetahui baik atau buruknya kinerja perusahaan. CV Bagus Agriseta Mandiri merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang industri makanan ringan dan minuman. Dalam melaksanakan kegiatan produksi, perusahaan mengalami beberapa permasalahan pada kegiatan pemesanan bahan baku, produksi, hingga distribusi. Sehingga, perusahaan membutuhkan sistem pengukuran kinerja secara menyeluruh mulai dari hulu sampai ke hilir. Pengukuran kinerja supply chain dilakukan berdasarkan lima proses inti Supply Chain Operations Reference (SCOR). Lalu, metode Objective Matrix (OMAX) dan Traffic Light System (TLS) untuk mengetahui kondisi kinerja perusahaan. Bobot Key Performance Indicator (KPI) ditentukan menggunakan metode Analytical Hierarchy Process (AHP).Berdasarkan hasil pengukuran kinerja supply chain pada CV Bagus Agriseta Mandiri didapatkan nilai indikator kinerja total sebesar 6,15. Berdasarkan hasil pengukuran kinerja, terdapat 38 KPI kategori hijau, 17 KPI kategori kuning, dan 7 KPI kategori merah.
Copyrights © 2024