Provinsi Jawa Timur merupakan salah satu penghasil produksi bandeng terbesar. Namun, walaupun angka konsumsi ikan dan produksi bandeng di Jawa Timur mengalami peningkatan, jumlah pelaku usaha budidaya tambak bandeng justru mengalami penurunan pada tahun 2013-2015. Namun, masih ada yang bertahan menjalankan usaha budidayanya karena beranggapan investasi untuk masa depan yang nilainya selalu bertambah. Pada penelitian ini, dilakukan simulasi sistem dinamik untuk mengetahui kelayakan usaha budidaya ikan bandeng beberapa tahun kedepan berdasarkan variabel-variabel yang diidentifikasi dengan konsep value chain. Kemudian, merumuskan rekomendasi strategi keberlanjutan agar budidaya ikan bandeng dapat berlanjut (sustainable). Hasil penelitian ini, dari analisis value chain dihasilkan 10 kelompok variabel utama yang mempengaruhi budidaya ikan bandeng. Strategi keberlanjutan yang cocok untuk diterapkan agar sustainable adalah melakukan inovasi dalam penggunaan pupuk, penggunaan obat hama organik, pengurangan jumlah pakan, dan peningkatan padat tebar. Hasil simulasi menunjukkan bahwa dengan adanya strategi keberlanjutan tersebut, maka terjadi peningkatan pada kekayaan petani tambak.
Copyrights © 2024