PT KBM merupakan perusahaan yang bergerak di bidang jasa kontraktor. Proyek yang dikerjakan oleh PT KBM mengalami peningkatan namun keuntungan yang diperoleh perusahaan belum mencapai target yang sudah ditetapkan perusahaan yaitu sebesar 14,11%. perusahaan melakukan pengukuran kinerja hanya berdasarkan financial. Pengukuran kinerja berdasarkan financial tidak cukup mencerminkan kinerja perusahaan sesungguhnya, sehingga dibutuhkan metode pengukuran kinerja yang lebih komprehensif. Metode yang digunakan adalah Balanced Scorecard (BSC). Di dalam BSC terdapat 4 perspektif, yaitu financial, customer, internal business process, dan learning and growth. BSC dapat digunakan untuk mengukur kinerja secara komprehensif sehingga perusahaan dapat memperoleh gambaran perfomansinya secara akurat. Pengukuran kinerja dalam penelitian ini didukung oleh metode pembobotan AHP, serta OMAX dan TLS. Hasil dari penelitian ini menghasilkan indeks kinerja perusahaan sebesar 7,84 dan nilai tersebut masuk dalam kategori kuning. Rekomendasi yang diberikan sebagai upaya perbaikan salah satunya adalah dengan memberikan pelatihan kepada karyawan supaya tidak terjadi kesalahan dalam melakukan instalasi.
Copyrights © 2024