CV. Dairy Pro Indonesia merupakan UKM yang bergerak dalam industri pengolahan susu. Seluruh produk pangan yang dihasilkan harus dijamin tingkat keamanannya, mengingat produk susu merupakan produk makanan yang dapat langsung dikonsums., Dimulai dengan mengetahui kondisi awal area produksi pabrik, dilanjutkan dengan analisis GMP dan identifikasi titik kendali kritis di Hasil dari analisa dengan menggunakan metode HACCP didapat 8 titik kritis bahaya yang ada pada produksi CV. Dairy Pro Indonesia. Delapan CCP tersebut perlu diperhatikan setiap indikator pada setiap proses produksi. Proses yang menjadi titik kritis pada proses pengujian susu segar, pemanasan susu, pencampuran gula, pemisahan lemak, pemanasan kembali, pemberisan rasa, pengemasan dan pendinginan di waterbath.. Hasil dari perancangan sistem HACCP yaitu berupa tabel HACCP plan, rekomendasi standar operasional prosedur (SOP) pengolahan susu pasteurisasi dengan baik, rekomendasi sistem pemasanan susu, usulan penerapan APD, Pengendalian hama dan panduan untuk mengajukan serfikasi BPOM untuk produk susu pasteurisasi.
Copyrights © 2024