Proyek Betara Gas Jambi adalah proyek pembangunan Gas Turbine Generator (GTG). Kontraktor utama yang mengerjakan proyek ini PT Indocipta Gemilang (ICG) dengan salah satu cakupan Construction. ICG merekrut beberapa sub-kontraktor untuk membantu menyelesaikan cakupan tersebut, salah satunya bagian Electrical Construction dibantu oleh PT Syamsir karya Pertama (SKP). SKP menemukan dua masalah yaitu adanya urutan aktivitas yang tidak sesuai dan adanya keterlambatan aktivitas yang dikerjakan oleh kontraktor lain. Perbaikan urutan aktivitas dilakukan dengan metode Network Planning. Dengan hasil perubahan urutan pada satu aktivitas dan penambahan dua aktivitas. Kemudian, dilakukan penjadwalan ulang dengan metode Precedence Diagram Method (PDM). Terdapat 17 aktivitas Electrical Construction yang waktu mulainya berdasarkan waktu selesai dari kontraktor lain. Salah satu aktivitas kontraktor lain tersebut mengalami keterlambatan selama dua hari sehingga dilakukan percepatan, hasilnya berupa pengurangan durasi selama dua hari. Kemudian dilakukan identifikasi risiko dan didapatkan 37 variabel risiko. Terdapat delapan risiko berkategori tinggi, yang direspon dengan Menerima satu risiko, menghindari dua risiko, dan mengurangi lima risiko.
Copyrights © 2024