Kapasitas produksi telur puyuh yang dimiliki oleh CV Mafaza sangat terbatas. CV Mafaza berencana menambah kapasitas produksinya untuk memenuhi permintaan pasar yang diterima. Dalam rencana penambahan kapasitas produksi, terdapat dua alternatif kandang yang dapat dipilih, yaitu kandang kayu dan kandang besi, sehingga perlu dilakukan analisis untuk mengetahui kelayakan investasi penambahan kapasitas produksi serta alternatif kandang yang terbaik. Analisis dilakukan terhadap dua aspek, yaitu aspek kuantitatif dan aspek kualitatif. Aspek kuantitatif dilakukan menggunakan kriteria penilaian investasi dengan metode Net Present Value (NPV), Payback Period (PP), Profitability Index (PI), dan Internal Rate of Return (IRR). Sedangkan analisis pada aspek kualitatif dilakukan dengan menggunakan metode Analytical Hierarchy Process (AHP). Hasil analisis menunjukkan bahwa investasi pada kedua alternatif yang tersedia layak untuk dilakukan dengan alternatif kandang terbaik yang dapat digunakan dalam rencana penambahan kapasitas produksi telur puyuh pada CV Mafaza Tangerang adalah kandang besi.
Copyrights © 2024