PT INKA merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang manufaktur kereta api. Berdasarkan laporan kegagalan proyek 438 car, kursi penumpang K1 memiliki fekuensi kegagalan paling tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai reliability, availability, maintainability, dan safety assessment menggunakan pendekatan RAMS, mengidentifikasi kegagalan menggunakan FMEA dan memberikan rekomendasi perbaikan. Hasil penelitian terdapat tiga kegagalan kritis, yaitu seat back loss, pedal footrest patah, dan engsel meja patah. Pada ketiga komponen, didapatkan nilai reliability diatas 29%, untuk nilai availability mendapat nilai diatas 99%, dan untuk nilai maintainability diatas 49%. Sedangkan, safety assessment pada kegagalan seat back loss mendapatkan kategori occasional dan tingkat critical, pedal footrest patah mendapatkan kategori frequent dan pada tingkat marginal. Untuk kegagalan engsel meja patah mendapatkan kategori probable dan tingkat critical. Rekomendasi perbaikan berupa strategi perawatan antara lain preventive maintenance pada seat back, planned replacement pada pedal footrest, dan replacement instead of maintenance pada engsel meja
Copyrights © 2024