PT Indomarine merupakan perusahaan yang beroperasi di bidang manufaktur boiler. Penjadwalan multi proyek boiler mengalami keterlambatan dari jadwal yang telah direncanakan karena adanya penggunaan sumber daya secara bersamaan. Proyek boiler W 400 DF MUP dan SJL telah terlaksana selama 293 dan 294 hari. Hasil penelitian yang diperoleh adalah terdapat 69 aktivitas yang termasuk dalam lintasan kritis. Penjadwalan multi proyek dengan metode resource leveling pada ketiga proyek pendahulu yaitu boiler W 250 DF ALS1, W 250 DF ALS2, dan W 350 DF ISP adalah 92 hari, 108 hari,dan 137 hari. Sedangkan resource leveling pada W 400 DF MUP dan SJL menghasilkan durasi selama 295 dan 298 hari. Perbandingan penjadwalan multi proyek resource leveling dengan aktual pada boiler W 400 DF MUP dan W 400 DF SJL adalah 2 hari dan 4 hari lebih lama sehingga dapat disimpulkan penggunaan metode resource leveling lebih menggambarkan durasi pengerjaan multi proyek secara aktual
Copyrights © 2024