PT Integra Group merupakan perusahaan yang memproduksi berbagai jenis furniture dan pintu kayu. Terdapat permasalahan yaitu masih adanya produk cacat dalam proses produksi pintu kayu. Pada proses finishing, ditemukan produk cacat yang melebihi standar perusahaan (>5%) yaitu sebesar 15%. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan kualitas produk menggunakan metode Six Sigma fase DMAI. Dari hasil pengolahan data menunjukan nilai rata-rata DPMO sebesar 33.214,86, nilai level sigma sebesar 3,42, dan kapabilitas proses (Cp) mencapai 1,14. Dari analisis FMEA diidentifikasi penyebab kegagalan potensial kemudian nilai RPN tertinggi dari masing-masing jenis cacat. Rekomendasi perbaikan yaitu penggunaan kartu kontrol jenis kayu dan pembuatan standar pengaplikasian wood filler yang baru, pembuatan poster prosedur dalam membersihkan mesin spray gun dengan baik dan benar serta penggunaan checklist perawatan mesin spary gun, penambahan aplikasi clear varnish setelah pengaplikasian wood filler, pembuaatan desain pelindung pallet kayu, serta pembuatan desain rak pengangkut fleksibel.
Copyrights © 2024