Dalam proses produksi flange desk di CV. Sumber Baru Rekso belum ada suatu dokumen yang menjamin kualitas produksi untuk menjelaskan standar – standar dalam proses guna meminimasi risiko kegagalan yang mungkin terjadi. Metode yang digunakan untuk mengidentifikasi proses produksi flange desk adalah menggunakan Failure, Mode, Effects Analysis (FMEA) yang kemudian digunakan sebagai input dalam Criticality Analysis (CA) dengan memasukkan nilai severity, occurrence, dan detection ke dalam matriks risiko, dan mengevaluasinya dengan mempertimbangkan kembali nilai dari severity, dan occurrence dalam setiap produksi. Dari hasil penelitian menunjukkan ada 3 kegagalan dengan perhitungan Risk Priority Number (RPN) tertinggi, dan memiliki risiko high yaitu keretakan pada hasil cat, hasil pengelasan tidak terhubung dengan baik, dan hasil cat powder coating yang tidak merata. Rekomendasi perbaikan yang dapat diberikan adalah dengan cara pembuatan Standar Operational Procedure (SOP), pembuatan Operation Process Chart (OPC) dan pembuatan Quality Inspection Plan (QIP).
Copyrights © 2025