Tumbuhnya angka UMKM di Indonesia menyebabkan pelaku usaha kecil harus dapat mengelola usahanya agar optimal, termasuk pada bidang logistik. Benu Baking Factory merupakan produsen Roti Gan. Perusahaan ini mengalami permasalahan pada pengadaan bahan baku, yaitu sering terjadinya kekurangan bahan baku. Hal ini menyebabkan pembengkakan biaya pengadaan bahan baku. Penelitian ini dilakukan untuk menyusun sistem pengadaan bahan baku dengan tingkat kepentingan tinggi berdasarkan klasifikasi ABC. Metode yang digunakan adalah dengan menyusun Material Requirement Planning (MRP). Tahapan yang dilakukan adalah netting, lotting, dan exploding. Pada tahap lotting, metode yang digunakan adalah Silver-Meal dan Fixed Period Requirement (FPR). Kemudian dilakukan perbandingan dengan metode existing perusahaan. Hasil penelitian diketahui bahwa terdapat 4 bahan baku dengan kepentingan terbesar, yang kemudian diramalkan dengan metode Double Exponential Smoothing. Dalam merencanakan bahan baku butter dan tepung terigu, metode FPR lebih optimal digunakan. Sedangkan, untuk bahan baku susu cair dan telur ayam, metode existing perusahaan lebih optimal digunakan.
Copyrights © 2025