PT Dirgantara Indonesia (Persero) merupakan perusahaan yang bergerak di bidang industri strategis di Indonesia, yaitu industri pembuatan pesawat untuk keperluan komersial maupun militer. Karena perbaikan kualitas secara berkelanjutan merupakan aspek penting untuk mengembangkan bisnis, PT DI terus mengembangkan kualitas dari produk yang dibuat. Berdasarkan data kerusakan bulan Januari-Agustus 2021, ditemukan 42 titik kerusakan proses assembly fuselage. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui penyebab terjadinya kerusakan dan memberikan solusi dari permasalahan tersebut menggunakan metode Eight Disciplines (8D). Hasil dari penelitian ini menyimpulkan bahwa akar masalah dari terjadinya kerusakan terbanyak adalah berasal dari Technical Instruction dan kesalahan pegawai. Kemudian dari tim 8D PT DI memberikan beberapa solusi untuk permasalahan tersebut antara lain Memberikan pengarahan kepada pegawai mengenai Prosedur Control of Nonconforming Products No.10-DP-P805 Rev.5 point 5.3.2 Note 2, Memberikan pengarahan kepada pegawai mengenai Prosedur Handling Production Work Order No.10-DP-W704.36 point 3.6.2, dan melakukan revisi Job Identification Number (JIDNO) dan Master Process.
Copyrights © 2025