Perusahaan FMCG di kota Bekasi yang bergerak dibidang produsen kosmetik merupakan perusahaan yang andal dalam layanan manufaktur kecantikan kosmetik. Untuk menunjang pengemasan produk, perusahaan ini menggunakan mesin packaging Big Nose. Mesin Big Nose terus bekerja hampir 24 jam tanpa henti sehingga sering terjadinya downtime saat beroperasi, yang mencapai 25.000 menit pada periode Februari - Maret 2021 sehingga menyebabkan output yang defect yang mengakibatkan kerugian. Perlunya dilakukan analisa keefektivitasan mesin dengan metode OEE sebagai alat untuk mengukur kinerja dari mesin ini. Pada penelitian, OEE pada mesin packaging Big Nose masih di bawah standar yaitu sebesar 85%. Selain itu juga ditemukan kerugian yang terjadi equipment failure losses sebesar 53,57% atau sebesar 14.250 menit, dan set-up and adjustment losses sebesar 25,25% atau sebesar 6.715 menit. Upaya untuk meningkatkan nilai OEE yaitu perusahaan harus melakukan beberapa perbaikan dan improvement dengan menambah staf maintenance, adanya pemberian manual book dan training, serta preventive maintenance.
Copyrights © 2025