Djamoe Soedirdjo merupakan salah satu perusahaan industri makanan & minuman di Malang yang memproduksi jamu kemasan. Selama 24 bulan terakhir, menunjukkan bahwa perusahaan mengalami penurunan penjualan. Selain itu, perusahaan juga mengalami permasalahan pada sumber daya manusia & strategi pemasaran. Penelitian ini dilakukan menggunakan Strategy-Formulation Analytical Framework dengan input stage, matching stage, dan decision stage. Input stage dilakukan dengan matriks IFE dan EFE, matching stage dilakukan dengan analisis SWOT dan IE, serta decision stage dilakukan dengan QSPM. Hasil penelitian didapatkan 10 alternatif strategi yang kemudian menjadi 6 alternatif strategi untuk mencari prioritas yang akan diterapkan. Strategi dengan prioritas tertinggi yaitu melakukan penetrasi pasar dengan memaksmimalkan seluruh fitur social media & e-commerce yang dimiliki Djamoe Soedirdjo dengan konren mengikuti tren yang sedang booming dengan bantuan influencer.
Copyrights © 2026