PT Badak NGL telah beroperasi membangun Indonesia lebih dari 40 tahun dengan mengolah LNG dan LPG. Namun cadangan gas alam terus menurun karena merupakan sumber daya alam tidak terbarukan yang kemudian menjadi masalah di lingkup operasional karena pengolahan gas adalah inti bisnis perusahaan. Sehingga manajemen strategi diperlukan untuk menganalisis kondisi terkini yang dapat mempengaruhi performansi perusahaan guna menganalisis dan memeringkatkan alternatif strategi yang konkrit untuk mendukung keberlanjutan perusahaan. Ditemukan 38 faktor yang mempengaruhi PT Badak NGL yaitu 17 faktor internal dan 21 faktor eksternal. Nilai matriks IFE yakni 3,686 dan matriks EFE sebesar 3,307. Kemudian dilakukan pencocokkan menggunakan matriks IE, GSM dan SWOT. Rekomendasi strategi berdasarkan QSPM diprioritaskan dengan memanfaatkan produk lain berupa keahlian aset SDM yang dimiliki perusahaan, menjalankan pelaksanaan proyek LNG bunkering untuk melakukan ekspansi pasar, memanfaatkan aset perusahaan berupa sarana dan prasarana untuk pengembangan produk, serta menjalankan pelaksanaan proyek mini LNG pilot plant untuk melakukan ekspansi pasar.
Copyrights © 2026