PT Karya Sandi merupakan perusahaan manufaktur dengan enam jenis produk, yaitu spring clip, lock channel, wiggle wire, plastic PVC extrusion, plastic UV green house, dan kawat UV. Pembuatan lock channel mengalami beberapa pemborosan yaitu waste of inventory, produk cacat, overproduction, dan unnecessary motion waste. Untuk melakukan analisis lebih lanjut mengenai waste yang terjadi, digunakan diagram Value Stream Mapping (VSM) yang menghasilkan future state map. Kemudian dari beberapa waste yang telah ditemukan dianalisis lebih lanjut dengan metode Failure Mode Effect Analyze (FMEA). Hasil analisis menunjukkan bahwa terjadi lead time sebesar 142menit 59detik dengan value added ratio sebesar 28,88%. Berdasarkan analisis waste didapatkan bahwa waste yang paling signfikan adalah waste inventory, overproduction, defect, dan transportation yang selanjutnya dianalisis dengan menggunakan tree diagram dan FMEA. Analisis waste kritis dengan RPN tertinggi menggunakan fisbhone diagram dan konsep 3 why’s yang kemudian diberikan rekomendasi yang dapat menurunkan lead time serta meningkatkan value added ratio.
Copyrights © 2026