Pengukuran waktu merupakan salah satu metode yang dapat digunakan untuk menentukan waktu baku dari suatu susunan pekerjaan. Pada PT HSC diketahui bahwa selama ini terdapat hasil produksi yang tidak tercapai dikarenakan tidak adanya waktu dan output standar yang dapat digunakan sebagai acuan dalam melakukan kegiatan produksi dan dalam menentukan jumlah karyawan yang optimal terutama di stasiun kerja treatment. Oleh karena itu, dalam penelitian ini dilakukan pengukuran waktu secara tidak langsung dengan metode Maynard Operation Sequence Technique (MOST) dan akan digambarkan multiple activity chart. Berdasarkan hasil analisis pada 1 pekerja keranjang di stasiun kerja treatment, didapatkan metode kerja usulan yang dapat membantu meningkatkan produktivitas. Metode kerja usulan tersebut diitung kembali untuk menghasilkan waktu baku usulan. Oleh karena itu, dengan perhitungan waktu baku ini diharapkan dapat digunakan sebagai bagian perhitungan jumlah karyawan yang dibutuhkan serta acuan dan meningkatkan produktivitas perusahaan untuk memenuhi target atau permintaan pelanggan
Copyrights © 2026