CV Tohu Srijaya merupakan UKM yang bergerak dalam bidang kerajinan kayu, dimana salah satu stasiun kerja dengan aktivitas repetitif yaitu proses perakitan. Pekerja sering merasakan ketidaknyamanan dan kelelahan pada bagian tubuh atas yang disebabkan adanya gerakan repetitif dan postur kerja yang tidak ergonomis. Dalam penelitian ini dilakukan analisis ART Tool untuk menilai tingkat risiko pada perakitan kotak tisu dan mengurangi potensi terjadinya cedera pada postur tubuh sehingga dapat meningkatkan efektivitas pekerja. Berdasarkan hasil analisis ART Tool, didapatkan exposure level yaitu medium risk dimana lengan kanan pekerja memiliki nilai exposure score sebesar 20,25 dan lengan kiri sebesar 20,25. Sehingga perlu dilakukan perbaikan pada stasiun kerja dan sistem kerja. Rekomendasi yang diberikan yaitu perbaikan untuk meminimalisir keluhan MSDs dengan mengurangi frekuensi gerakan, redesain stasiun kerja, dan memberikan jeda istirahat dengan melakukan gerakan peregangan pada tangan dan jari untuk mengurangi rasa sakit akibat dari gerakan repetitif dalam jangka waktu yang cukup lama.
Copyrights © 2026