Sebuah perusahaan gendongan bayi di Kota Malang memiliki brand yang sudah dikenal oleh masyarakat, sehingga menghasilkan order yang tinggi. Namun, saat ini perusahaan kesulitan memenuhi order karena kurangnya produktivitas dan tingginya lead time produksi. Untuk meningkatkan produktivitas dan menurunkan lead time diperlukan peningkatan efisiensi dan efektivitas produksi melalui eliminasi seven waste dengan pendekatan lean manufacturing. Proses eliminasi waste diawali dengan memetakan aliran produksi melalui value stream mapping (VSM) dan process activity mapping (PAM), kemudian dilakukan identifikasi waste. Setelah itu dilakukan pembobotan waste kritis menggunakan waste assessment model (WAM) dan dilakukan analisis akar penyebab waste menggunakan root cause analysis (RCA). Hasil analisis menunjukkan lead time produksi sebesar 1480 menit 46 detik dengan value added ratio 27,40%, dan didapatkan waste kritis berupa inventory, transportation, waiting, dan motion. Rekomendasi perbaikan yang diberikan adalah pengalokasian operator, relayout, perancangan material handling, penyusunan SOP, penggabungan proses, penerapan produksi batch kecil, perubahan sistem transportasi, dan penerapan 5S.
Copyrights © 2026