PERUM Jasa Tirta I merupakan perusahaan air minum dalam kemasan di Kabupaten Malang. Banyaknya produk cacat yang dihasilkan merupakan salah satu permasalahan pada perusahaan yang akan memberi kerugian, sehingga perlu dilakukan pengendalian kualitas pada proses produksi sebagai upaya mengurangi produk cacat. Penelitian ini hanya difokuskan pada cacat atribut saja karena paling berpengaruh pada proses produksi air minum dalam kemasan. Penelitian ini menggunakan metode six sigma dengan fase define, measure, analyze dan improve. Berdasarkan penelitian ini, didapatkan hasil, pada fase define terdapat cacat potensial (air bergelembung, cup pecah, cup penyok dan litcup tidak presisi dimana memiliki 4 CTQ). Pada fase measure terdapat nilai rerata DPMO sebesar 8.018,271, rerata nilai level sigma sebesar 3,928 dan kapabilitas proses mencapai 1,309 artinya proyek six sigma dapat dilakukan. Pada fase analyze diketahui 4 faktor penyebab cacat yaitu mesin, manusia, material dan metode. Pada fase improve rekomendasi yang dapat diberikan yaitu checklist dan pelatihan kepada pekerja.
Copyrights © 2026