PT Adhi Karya (Persero) Tbk. merupakan sebuah perusahaan konstruksi yang berperan sebagai subcontractor pada Manyar Smelter Project. Berdasarkan data yang didapat diketahui perusahaan masih menemukan cacat honeycomb, sand streaking, dan form offset pada permukaan structural concrete dengan rata-rata persentase defect sebesar 4,1% dari jumlah produksi yang berarti nilai defect yang dihasilkan dalam proses produksi beton masih besar dan belum mencapai zero defect sebagai upaya menuju kesempurnaan. Pada penelitian ini digunakan metode six sigma dengan framework (kerangka) DMAI guna menyelesaikan permasalahan yang ada. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perusahaan berada pada level sigma 3 dan kapabilitas proses kurang dari 1 atau rendah, sehingga masih perlu dilakukan perbaikan pada perusahaan. Berdasarkan analisis FMEA diketahui 4 potensi kegagalan teridentifikasi dalam high critical area dan 15 potensi kegagalan teridentifikasi dalam medium critical area. Potensi kegagalan dengan klasifikasi high critical area memiliki prioritas untuk diselesaikan terlebih dahulu.
Copyrights © 2026